Jumat, 06 Desember 2013

Jaman OSPEK yang Sial



Selamat Hari Sabtuuuuuuuuuuuuuuu

Hari Sabtu adalah hari dimana libur adalah adalah hari dimana aku pulang ke kasur sesungguhnya dan adalah hari dimana aku bisa kembali ngeblog setelah blog ini usang tidak terurus. Ternyata kuliah itu menyebalkan gals. Entah ini yang aku pikirkan sendiri atau hanya untuk mahasiswa akhir semester saja atau untuk semua orang? Entahlah tp aku ga pernah ngrasa jadi mahasiwa yang bener bener nyenengin.
Boleh dibilang terlalu padat masuk di sini. Tetapi masuk kuliah di poltekkes negeri itu sudah menjadi hal yang sangat membanggakan bagi orang tua dan aku (?) sendiri. Tapi ngomong-ngomong aku belum pernah cerita ya masa ospek aku ini ehmmmm gimana gals cerita-cerita yuuk..

Ospek aku dimulai tanggal 26 agustus 2013. Tapi berhubung aku diwajibkan asrama selama satu tahun maka yaaaa terpaksa tanggal 25 agustus itu aku udah berangkat ke mess. Singkat cerita, aku udah sampai disana siangnya diajak muter-muter daerah situ ya buat pengenalan lah (biar gak kesasar kali cyiinnn) aku inget nama seniorku yang membimbing kelompoku itu mbak SUSI eh dan otomatisnya panggilnya itu KAK SUSI dan disini berasa online shop panggil kak kak kak. Tapi setelah kami kembali ke mess lagi di audit GUBRAKKK malemnya dijejali tugas yang gak tanggung tanggung dan bacanya si kakak-kakak senior itu berasa naik sepeda dengan kecepatan 500 km/jam. Lah aku yang gak persiapan gak bisa nulis, apalagi waktu dibacakan nama cantik sesuai nomor absen. Ternyata aku gak buka di group bahwa nomor absen telah di upload dan berasa t-o-l-o-l bodoh. Teman-teman yang lain rata-rata tau sih, apalagi nama cantik itu adalah bahasa kesehatan yang berilmiah.. saat itu juga aku berfikir “selamat datang kesialan”

Siangnya kami berangkat ke kampus pusat saat dibentak-bentak pun kami nanti-nanti. Dan disana bener pertumpahan suara terjadi. Disuruh parade dan bentaaaaak lagi. Aku saat itu bingung enaknya ngapain ya kek gini yaudah aku melihat lihat sekitar aja. Dan saat aku melihat-lihat itu aku sreeeet sepintas melihat kakak tingkat yang superduperdupeeeer gualak! Baru sedetik tiba-tiba dia jalan ke arah ku sambil mata melotot KAMU NGAPAIN DEK LIAT-LIAT SAYAAA HAAAAHH UDAH NGRASA HEBAAAAAAATTTTTT?!!!!!!! Gilak ini kakak senior dikira aku adeknya kalik boleh deh panggil shinta gak usah panggil dek, mesra banget. Dan perlu kalian ketahui itu hujan air di mukaku taulah… disana juga dibacain seribu macam tugas yang akan kami kerjakan dan dengan kecepatan yang sama pula. 

Malamnya kami merasa ini adalah kerja rodi dimana satu angkatan kami ngerjain bareng dan membagi tugas akan membeli apa yang akan dibutuhkan. Aku menitipkan sama temenku satu kresek besar berisi semua tugas yang dulu aku siapkan dari rumah ada bee jelly, rafia, sosis, tango, susu, roti, kertas, mahkota,dll dan kemudian aku bersama temanku lainya nyari bahan ke toko. Sampai di mess lagi aku bingung loh anak-anak mana ni kok gaada di tempat semula??? Ternyata mereka pindah karena kakak tingkat marah-marah katanya kita mengganggu mereka fiuwh.. nah singkatnya aku menemukan mereka kembali teman-temanku. Aku ikut mengerjakan tugas-tugas rodi itu dan setelah beberapa jam aku sadar WHATTT??? MANA TASKU KRESEKKU? Hilang gara-gara pindahan tadi. Sedih lho waktu itu diimbangi dengan rasa capek itu ah dan sampai jam 1 malam tas itu gak ketemu juga seolah-olah yang aku persiapin dari rumah itu sia sia, what the hell you are-lah waktu itu. Tapi seolah-olah dewi kuan-in datang aku menemukan tas kresek itu. Dan kalian tau dimana? Dideket pot dan itu ternyata..disampingku

Saat mendekati acara yang mengharuskan kami memakai almamater kebanggaanpun tiba.. dan kalian tau setelah aku mengobrak-obrak isi tasku. Almamaterku teringgal dirumah..........

Acara ospek sebetulnya gak cuma di bentak aja sih ya ada isian dari dosen dan juga hiburan-hiburan tapi gak tahu menurutku itu bukan hiburan. Ketika teman-temanku dari jurusan lain sepertinya menikmati acara tersebut justru aku berfikir “jangan seneng-seneng lah abis ini kita tu disiksa”
Siang hari waktu kami dibentuk barisan entah apa dan mengapa kakak senior itu selalu mencari-cari kesalahan kuku panjang aja di komplen katanya "BAYIMU MATIIIIIII" dan parahnya lagi nih ya aku kan pakai kutex arab nih di kuku. Ada kakak senior yang non islam liat dan aku dimarahin

Senior   : “Ngapain itu kuku di cat-cat segala hahhhhhh???”
Aku        : “Ini kutex arab kok kak, jadi sah di Islam malah dapet pahala”

Merasa kakak senior itu hampir kalah dia tanya-tanya ke kakak senior yang islam dan didapatkan informasi kalau kutex itu gak wajib

Senior   : “Tuh kan gak wajib namanya kamu ini MAU JADI BIDAAAAAN APA BIIIDUUUAAAAAAAAANNN

Dan itu yang paling mengena suaranya pecah abis..
Sebetulnya masih banyak kesialan-kesialan yang lain tapi berhubung terlalu panjang yasudahlah akhirnya penderitaanku tercurahkan. Terimakasih kakak senior

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

background